Showing posts with label royal jelly. Show all posts
Showing posts with label royal jelly. Show all posts

Sunday, May 25, 2014

Lebah Punah !????

“If the bee disappeared off the face of the Earth, man would only have 4 years left to live.” - Albert Einstein

Lebah madu menyerbuki 90% dari semua tanaman berbunga di Amerika Serikat dan minimal 30 % dari seluruh tanaman di dunia. Setidaknya sepertiga dari makanan yang kita makan, tergantung pada penyerbukan.
Lebih dari 100 tanaman pangan kita memerlukan penyerbukan ini, tanaman seperti pohon almond, akan tumbuh buah hanya jika bunga mereka menyerbuk silang, membuat pertukaran genetik antara dua varietas yang berbeda.
Ilmuwan telah meneliti setidaknya ada sekitar 20.000 species lebah-lebahan di dunia. Namun sejumlah orang masih merendahkan kesejahteraan dunia yang bertumpu pada koloni lebah.
http://www.exposingthetruth.co/wp-content/uploads/2013/09/savebees.jpgPerlu diketahui bahwa jasa penyerbukan alami yang disediakan oleh serangga penyerbuk khususnya lebah jantan, adalah €153 milyar Euro, kembali pada tahun 2005, nilai mereka menyumbang setidaknya 9,5 % dari total nilai makanan dari pertanian dunia, dan bertanggung jawab untuk peningkatan senilai $ 15 miliar tanaman per tahun.
Sederhananya, jika lebah untuk penyerbukan punah, maka kita tidak memiliki tanaman bunga dan tanaman buah.

Karena jika tidak ada penyerbukan, maka tumbuhan juga tak akan dapat beregenerasi atau berkembang biak. Hal itu membuat semua rantai makanan termasuk hewan juga akan mati, begitu pula mamalia dan manusia, mirip efek domino.
Tapi apa yang terjadi sebenarnya sudah harus diwaspadai masyarakat dunia, karena koloni lebah seantero Amerika dan dunia makin lama semakin menurun drastis!!!

Lalu apa yang akan terjadi ??????

“Hilangnya semua lebah madu dewasa dalam sarang lebah, sementara larva lebah masih belum matang, dan madu pun tidak ada.”

Meskipun ia berpendapat bahwa runtuhnya koloni lebah telah berlangsung selama lebih dari satu dekade, tak semua orang tahu bahwa pada tahun 1972-2006, ada penurunan dramatis dalam jumlah lebah madu liar di AS sendiri, dan penurunan bertahap dalam koloni secara keseluruhan (Watanabe, 1994).
Kerugian tetap stabil sejak 1990-an di sekitar 22-35 % per tahun yang disebabkan oleh berbagai faktor, seperti tungau, penyakit dan manajemen stres (Johnson, 2010).
Hal ini diyakini bahwa mungkin pestisida yang salah, pada tahun 2012 beberapa peer review studi independen menunjukkan bahwa neo-nicotinoids memiliki rute yang sebelumnya tidak terdeteksi (seperti debu, serbuk sari, nektar) yang mempengaruhi lebah dan kesehatan mereka.
Juga, bahwa toksisitas sub-nanogram mengakibatkan kegagalan lebah untuk kembali ke sarang tanpa mematikannya secara langsung, sebagai gejala utama dari CCD (colony collapse disorder).

bee neonicotinoid lebah gmo corn 02Jika tidak ada penyerbukan, maka tumbuhan juga tak akan dapat beregenerasi atau berkembang biak. Hal itu membuat semua rantai makanan termasuk hewan juga akan mati, begitu pula mamalia dan manusia, mirip efek domino.
Akibatnya, Uni Eropa (UE ) melarang pestisida neo-nicotinoid karena fakta bahwa mungkin zat tersebut yang bertanggung jawab atas runtuh koloni lebah secara terus-menerus.
Temuan ini juga memprakarsai tinjauan resmi oleh Otoritas Keamanan Makanan Eropa (European Food Safety Authority), yang menyatakan bahwa neo-nicotinoids pada pestisida yang digunakan para petani dapat menimbulkan risiko tinggi bagi koloni lebah.
Industri pestisida juga telah dituduh “sengaja menipu” dan produsen Bayer CropScience telah diminta untuk menjelaskan perbedaan dalam bukti yang telah diserahkan kepada lembaga penyelidikan.Lebah juga melakukan perjalanan jarak jauh untuk menyerbuki tanaman di daerah lain, yang menyebabkan beberapa ilmuwan percaya bahwa hal ini menyebabkan stres pada sistem kekebalan tubuh mereka dan mengekspos mereka terhadap patogen yang tidak pernah mereka gunakan. Tapi koloni yang tidak mengambilnya juga akan ikut terbunuh dan musnah.
Ketika madu dipanen, itu juga dapat menggantikan sirup jagung hasil rekayasa genetik (genetically-modified corn) yang tidak memiliki enzim yang diperlukan atau konten gizi dan nutrisi yang buruk.
Jadi diyakini bahwa “organisme yang dimodifikasi secara genetika” atau Genetically Modified Organisms (GMO) juga memiliki suatu peranan buruk yang telah dilakukan dan menimbulkan masalah terhadap lebah.
Hal ini berpotensi karena fakta, bahwa semua individu dari ‘strain transgenik’ semua identik secara genetik, dan ditanam secara monokultur, yang berarti lebah memiliki makanan yang terbatas dan tidak sehat.
bee neonicotinoid lebah gmo corn 03
Toksisitas sub-nanogram neonicotinoid mengakibatkan kegagalan lebah untuk kembali ke sarang tanpa mematikannya secara langsung, sebagai gejala utama dari CCD (colony collapse disorder).
Meskipun neo-continoids secara khusus telah dikeluarkan, tetap ada kemungkinan bahwa sebagian besar, jika tidak semua, pestisida negatif telah mempengaruhi lebah.
Dengan fungisida yang dapat menurunkan resistensi lebah,  namun bukanlah  untuk diharapkan bahwa Bt pollen (dengan insektisida di setiap sel) dan total herbisida seperti yang disemprotkan pada kebanyakan transgenik  bertanggung jawab dalam hal ini.
Saat ini, tidak ada banyak data pendukung disetujui dari independen peer-review  tentang kerusakan langsung atau tidak langsung terhadap lebah yang disebabkan oleh tanaman rekayasa genetik (Duan, Marvier, Dively, & Huang, 2008) .
Hal ini diduga, bahwa lebih dari mungkin, ada banyak faktor yang berperan memberikan kontribusi terhadap masalah ini.

Tapi satu hal yang pasti adalah: masalah yang ditimbulkannya adalah nyata, dan tangan-tangan penyerbuk listrik bertenaga listrik tidak mrmiliki jawabannya.

 
Semua elemen dari suatu ekosistem sangat penting, dan memainkan peran mereka sendiri yang berbeda dalam fungsional holistik ekosistem tersebut.

Jika Anda menghapus salah satu unsur itu maka akan dapat menyebabkan tingkat kehancuran tertentu, dan sistem alami akan perlu melakukan penyesuaian, yang bisa positif atau negatif dan berada di luar kendali kita.

bee neonicotinoid lebah gmo corn 04 

adopted from : http://indocropcircles.wordpress.com/2014/01/13/koloni-tawon-musnah-apa-yang-akan-terjadi/ 

Thursday, May 15, 2014

Produk Lebah

Terapi lebah merupakan pengobatan yang menggunakan produk-produk lebah seperti royal jelly, bee pollen, propolis dan madu. Sejak lebih dari 5000 tahun yang lalu, kandungan nutrisi dalam produk-produk lebah dipercaya dapat membantu meningkatkan kondisi kesehatan tubuh. Orang-orang dari berbagai penjuru dunia telah menggunakan produk lebah sebagai sumber makanan, obat-obatan dan untuk peremajaan.

Beberapa peneliti baru-baru ini menemukan bahwa produk-produk lebah dapat membantu mengurangi rasa lelah dan meningkatkan stamina saat berolah raga. Penelitian juga menunjukkan bahwa kombinasi alami nutrisi-nutrisi seperti vitamin dan mineral dapat memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan mengonsumsi nutrisi-nutrisi tersebut secara terpisah.

Kini, para ahli medis profesional telah mengunakan produk-produk lebah untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan, mulai dari nyeri sendi hingga penyakit yang lebih serius.

Apakah produk lebah menyebabkan alergi?
Walaupun telah ditemukan beberapa kasus alergi yang disebabkan oleh produk lebah, rasio terjadinya kasus tersebut relatif kecil.

Gatal-gatal yang timbul pada beberapa orang setelah mengonsumsi produk-produk lebah, sebagian besar bukan disebabkan oleh alergi, tetapi merupakan indikasi bahwa tubuh sedang melalui proses detoksifikasi. Setelah mengonsumsi produk selama beberapa hari, gatal-gatal ini akan hilang dan mereka pun merasakan manfaat dari produk lebah tersebut.

Bahkan, produk lebah seperti ekstrak bee pollen sering kali digunakan untuk me-ngatasi alergi1,2,3. Oleh karena itu, produk lebah lebih banyak memberikan manfaat untuk mengatasi / mengurangi alergi dibanding menimbulkan alergi.

Bagaimana cara untuk mengetahui apakah anda sensitif terhadap produk lebah?
Beberapa orang sensitif terhadap produk lebah. Namun, anda tidak perlu khawatir karena reaksi alergi dapat dihindarkan. Bagi anda yang baru pertama kali mengonsumsi atau menggunakan produk lebah, ada beberapa langkah mudah yang dapat anda lakukan, antara lain:

Sebagai suplemen:
Mulailah dengan dosis yang rendah Reaksi alergi biasanya timbul dalam periode waktu yang pendek, dari hitu-ngan menit ke hitungan jam. Namun, jika anda tidak mengalami reaksi alergi setelah mengonsumsi, berarti anda tidak sensitif terhadap produk lebah, dan anda dapat melanjutkan penggunaan sesuai dosis yang dianjurkan!

Hingga saat ini, belum ditemukan adanya kasus yang membahayakan ke- sehatan seseorang akibat mengonsumsi produk lebah, namun kemungkinan terjadinya reaksi alergi tetap ada.

Sebagai krim/produk-produk perawatan tubuh:
Lakukan tes produk pada kulit Reaksi alergi awal yang terjadi ketika menggunakan produk baru (misal: bengkak, gatal-gatal) dapat sesekali terjadi jika seseorang memiliki kulit yang sensitif atau alergi. Untuk menghindarinya, lakukanlah tes sederhana seperti berikut:

Oleskan sedikit produk lebah pada bagian dalam lekukan siku atau pergela-ngan tangan anda.

Jika anda mengalami gejala-gejala alergi (seperti rasa panas, perih, gatal-gatal, kemerah-merahan atau perubahan warna kulit) setelah pemakaian, bersihkan produk dari bagian kulit tersebut dengan air hangat. Indikasi tersebut me-nunjukkan bahwa produk ini tidak cocok untuk jenis kulit anda. Oleh karena itu anda harus hentikan penggunaannya.

Namun, jika kulit anda tidak mengalami reaksi tersebut diatas setelah pemakaian (dalam kurun waktu 24 jam), berarti anda tidak sensitif terhadap produk lebah. Lanjutkan pemakaiannya!

Dengan melalukan tes ini, anda dapat terhindar dari rasa sakit serta rasa tidak nyaman yang timbul akibat alergi terhadap bahan yang terkandung dalam produk tersebut.

Produk-produk HDI
Produk-produk lebah High-Desert tidak hanya kaya akan nutrisi, tetapi juga bebas dari bahan pengawet!

Proses pembuatan produk-produk High-Desert


  • Semua bahan-bahan dasar yang digunakan memiliki Sertifikat Analisis.
  • Proses dan metode pembuatan diawasi secara ketat oleh staf Quality Control (QC).
  • Selama proses pembuatan, sampel produk dikirim ke Laboratorium Quality Control untuk dianalisa.
  • Hasil produk akhir, kemasan dan jumlah produk per kemasan diperiksa kembali sebelum dilakukan pengiriman.

Penyimpanan produk-produk High-Desert


  • Simpan produk-produk High-Desert di tempat yang sejuk dan kering.
  • Penyimpanan dalam alat pendingin / kulkas lebih disarankan untuk menjaga kualitas produk secara optimal.
  • Jauhkan produk-produk High-Desert dari panas atau tempat yang lembab.
  • Tutup kembali kemasan produk (botol, pot, tube, dll) dengan rapat setelah digunakan.
  • Buang kapas yang ada dalam botol setelah dibuka. Jangan memasukkannya kembali.
  • Jika terdapat kantong silica gel di dalam botol, jangan dibuang hingga semua kapsul atau tablet telah habis dikonsumsi.

Apa yang dapat anda harapkan dengan mengonsumsi produk-produk High-Desert?

Produk High-Desert bekerja dalam 3 tahap.


  1. Pengeluaran/Membersihkan racun dalam tubuh
    Konsep mengeluarkan dan membersihkan racun dari dalam tubuh telah ada sejak ratusan tahun yang lalu. Prosesnya meliputi pembersihan pada saluran pencernaan, ginjal, paru-paru, hati dan darah, yang mana organ-organ tersebut terlibat dalam proses pengeluaran bahan-bahan kimia dan racun dari dalam tubuh.
    Ketika anda pertama kali mengonsumsi produk-produk High-Desert, tubuh anda akan mengalami beberapa proses sebagai berikut:








    1. Sisa-sisa kotoran dan bakteri fermentasi dibersihkan dari saluran pencernaan.
    2. Proses pembersihan darah, ginjal dan hati.
    3. Ketergantungan tubuh akan hal-hal seperti gula, kafein, nikotin, alkohol dan obat-obatan menurun.
    4. Sistem hormon meningkat.
    5. Sistem kekebalan tubuh meningka


    Reaksi awal banyak dialami orang pada beberapa hari pertama setelah mengonsumsi produk-produk High-Desert. Hal tersebut merupakan reaksi normal yang mengindikasikan bahwa produk High-Desert bekerja mengeluarkan racun dari dalam tubuh anda.

    Tentang reaksi awal: Beberapa orang mengalami reaksi awal ketika pertama kali mengonsumsi suplemen kesehatan. Reaksi awal ini umum terjadi ketika tubuh menerima nutrisi dalam jumlah yang banyak, terutama jika tubuh anda jarang sekali mendapatkan nutrisi yang cukup. Beberapa jenis reaksi awal dapat berupa panas dalam, sakit kepala, nyeri sendi, bibir kering dan pecah-pecah, perut mulas, demam dan lainnya. Ini menunjukkan bahwa tubuh anda sedang beradaptasi terhadap nutrisi yang masuk yang juga merupakan proses perbaikan, bukan efek samping. Jika anda mengalami reaksi-reaksi awal ini, kurangi dosis pemakaian dan banyak minum air putih.

  2. Pembentukan
    Ketika tubuh anda telah bersih dari racun, maka proses pembentukan mulai terjadi melalui nutrisi alami dan seimbang yang terkandung dalam produk-produk High-Desert. Secara bertahap anda akan merasakan perubahan pada kondisi ke-sehatan anda.

  3. Perawatan
    Setelah tubuh anda melewati tahap pembentukan dan anda merasa lebih segar, maka sangatlah penting untuk memastikan tubuh anda mendapatkan nutrisi yang cukup agar tubuh tetap prima. Disitulah produk-produk High-Desert berperan penting.

Mengonsumsi produk-produk High-Desert:

  1. Produk-produk ini harus dikonsumsi sebelum makan atau dalam kondisi perut kosong untuk penyerapan yang sempurna.
  2. Bahkan, produk-produk High-Desert dapat membantu mengurangi masalah lambung / maag jika dikonsumsi sebelum makan.
  3. High-Desert Honeybee PollenS, Pollenergy 520 and Bee Propolis sebaiknya dikonsumsi 2-3 kali sehari sebelum makan.
  4. Royal jelly sebaiknya dikonsumsi pada malam hari sebelum tidur, untuk mendapatkan manfaat yang optimal.
  5. Jangan mengonsumsi produk-produk High-Desert dengan air yang panasnya melebihi suhu tubuh, karena panas dapat menghancurkan enzim-enzim yang terdapat dalam produk-produk High-Desert.
  6. Mulailah mengonsumsi dengan dosis yang rendah dan tingkatkan secara bertahap hingga sesuai dengan dosis yang dianjurkan.
  7. Produk High-Desert dapat dikonsumsi bersamaan dengan atau sebelum mengonsumsi obat-obatan dari resep dokter.

    (http://www.hdindonesia.com/produk-perlebahan)

Saturday, May 10, 2014

Manfaat Lebah Bagi Manusia #2 - BEE POLLEN dan ROYAL JELLY

1. Bee Pollen
Manfaat lebah madu selanjutnya adalah menghasilkan Bee Pollen (sebagai makanan  untuk larva lebah) yang berasal dari serbuk sari bunga jantan dan mengandung karbohidrat, protein, vitamin, mineral, antioksidan, asam amino, dan hormon.

bee pollen
Bee Pollen bermanfaat untuk:
  • Mengobati radang sendi, rematik
  • Menjaga kekebalan tubuh terhadap penyakit
  • Mengobati varises
  • Nutrisi untuk otak
  • dan lain-lain

2. Royal JellyAdalah makanan ratu lebah sejak berupa larva hingga seumur hidupnya menjadi ratu. Berupa cairan putih kental yang dikeluarkan dari kelenjar lebah madu muda yang mengkonsumsi madu dan bee pollen. Royal Jelly mengandung karbohidrat,  protein dan lipid.

royal jelly
Royal Jelly bermanfaat untuk:
  • Kecantikan (memperlambat penuaan)
  • Kanker atau efek dari kemoterapi
  • Mandul (tidak subur)
  • Darah tinggi
  • Kolesterol
  • Diabetes
  • Anemia
  • dan lain-lain
http://littleyellowblack.blogspot.com/2012/08/manfaat-lebah.html